Belajar dalam mengenal siapa yang benar dan siapa yang salah butuh waktu.

Adakala kita sebagai manusia sering menyalahi manusia lain tanpa memikirkan kesalahan itu berpunca dari tingkah laku sendiri. Setiap manusia ada ego yang tersendiri. Baik sedikit mahupun banyak pasti ada. Bohong, kamu bilang kamu tidak ego. Jujur lah, mana ada manusia yang ingin mengaku kalah dalam soal memenangi "kesalahan" diri sendiri.



Ini cerita vie.

Kenal dan berbicara denganya kadang kala membuat diri ini enggak merasa" nyaman". Menurut aku, dia seperti mempunyai jelmaan didalam roh jiwanya yang tidak jujur dalam berbicara. Pandai mencari point-point penting untuk mengorek vie aku. Aku tak nyaman dengan itu. Lalu apa yang aku lakukan... aku egoiskan diri aku untuk tidak lagi dengan dia. Pasti kalian gak habis mikir kan.....ehh  enggak baik lo kamu lakuin kayak gini. Iya, aku tahu enggak manis kok. Tapi siapa tahu, pekara yang kalian mikir enggak baik itu merupakan sesuatu yang baik untuk aku sih.


Ego titian yang bagus:
Kamu menegakkan kebenar dengan tahap  keegoisan kamu yang tinggi. Kerna apa??? Ya kerna kamu tahu, kamu dijalan yang benar dan kenapa kamu harus tunduk pada yang salah!!!!! Jangan lelah sih atau takut pada mereka yang akan menjauhi kamu saat kebenaran itu dilaungkan jalan yang ampuhh. Keep going.



Hari yang menyinar awalnya tidak didatangi dengan cinta pelangi, akan tetapi dikirimkan dengan petir nanah berduri. 






Comments